Kemiskinan adalah penyebab utama terhambatnya pembangunan ekonomi di sebuah negara, salah satunya di Indonesia.
Banyak sekali penyebab terjadinya kemiskinan, salah satunya kurangnya pendidikan yang mempengaruhi proses kinerja masyarakat. Masyarakat yang kurang pendidikan pun, salah satunya terjadi karena kurangnya biaya yang dimiliki. Sehingga kemiskinan membuat masyarakat kurang berkembang dalam pendidikan. Masyarakat yang tidak mampu, rela memutuskan pendidikannya. Setelah mereka memutuskan sekolahnya, ada yang menganggur hilang semangat dan ada pula yang bekerja lebih giat karena kesadaran diri yang ia miliki.
Di Indonesia setiap tahun terjadinya peningkatan angkatan kerja, yang angkatan itu memiliki 2 golongan,
1. Golongan pekerja
2. Golongan penganggur
Golongan pekerja, terdiri dari para pekerja yang bekerja dibidangnya masing-masing.
Ada 3 macam jenis pekerja
1. Pekerja dengan pendidikan yang tinggi, seperti guru, dokter, arsitek, dan lain sebagainya
2. Pekerja berdasarkan kemampuan yang ia miliki, seperti tukang cukur, tukang jahit, takung bangunan, dan lain sebagainya.
3. Pekerja karena keinginan seperti pembantu, tukang sapu, dan lain sebagainya.
Adapun golongan penganggur yaitu mereka yang tidak lagi bersekolah dan berkewajiban untuk bekerja. Seperti ibu rumah tangga, sedang mencari pekerjaan, dan lain sebagainya.
Di Pulau Jawa sangat meningkatnya pengangguran karena jumlah penduduk yang padat dan warga luar jawa yang merantau ke Pulau Jawa sehingga kurangnya lapangan pekerja.
Saat sedang membahas tentang bab 3 tentang ketenagakerjaan guru saya berkata "Jika kalian ingin menjadi pns, kalian bisa pergi ke luar jawa karena menjadi pns di Pulau Jawa sangat ketat dan banyak peminatnya" kurang lebihnya seperti itu yang guru ekonomi saya ucapkan.
Bogor, 6 Oktober 3019
No comments:
Post a Comment